Cute Bow Tie Hearts Blinking Blue and Pink Pointer

Selasa, 19 Februari 2019

Satu atau Dua


Jadi, mana yang lebih baik antara nomor 1 dan 2 ???
This is social media, everybody can post everything that they’r want (selama itu gak merugikan orang lain), right? :D

Dulu, aku sempat marah tersebab sebuah perkara. Dan sakitnya masih terus terasa meski tlah coba kulupa. Namun, sudah kuputuskan tuk hanya menjadikannya pelajaran semata.
Baiklah, aku ingin sedikit bercerita tentang sang perkara.
Untukmu yang menyempatkan waktu untuk membaca, ku ucapkan terima kasih sebelumnya J

Dear you, yang tengah membaca cerita ini,
Mungkin, lakuku tak cukup baik. Tapi percayalah, aku selalu TAK INGIN orang lain juga berlaku TAK BAIK.

Oya, fyi, aku lagi gak mau bahas pilpres lho ya? :D yang punya nomor 1 dan 2 kan bukan cuma mereka, hihi ^^


Menebar kebaikan merupakan suatu kewajiban bukan? Meski tentu saja dengan beragam cara yang berbeda. Ada yang menebar kebaikan melalui tingkahnya, ada yang melalui kata-katanya, bahkan sampai ada yang melalui sosial medianya. Apapun itu, apakah cara yang satu benar dan cara yang lainnya salah walaupun tujuan akhirnya sama?

Gini misalnya :

1.  Ada beberapa orang have good attitudes tapi gak cukup berani buat speak up karena khawatir tak sesuai dengan kondisi lingkungan sekitarnya. Perhaps for their environment, kebaikan yang orang tersebut miliki merupakan sesuatu yang tabu/ asing/ kuno. Therefore, dia memilih buat keep kebaikan itu untuk dirinya sendiri. Apakah dia salah?

2. Ada juga orang yang punya habit gak cukup baik, tapi dia courage buat ngasih tau lingkungannya, temennya, + orang lain mana yang baik dan mana yang nggak baik. Karena dia ingin orang-orang disekelilingnya better than dia. Probably you are think, “isn’t stupid?”. We haven’t idea. Tapi, apakah dia juga salah?

Tentu yang terbaik adalah mereka yang berperilaku baik dan berani menebarkan kebaikan yang dipunyai untuk orang lain. Tapi kadang semuanya tak as perfect as itu, kan? J

Bukan ku mengatakan bahwa kita harus jadi seperti yang nomor 1 atau 2, bukan ya? Justru antara 1 dan 2 adalah langkah awal kita mencipta kebaikan seutuhnya.  

Menurutku, kebaikan itu berproses dan berpendar. Aku yakin mereka yang ingin terus menjadi lebih baik, pasti pernah menjadi yang nomor satu atau dua. Benar?
 I think so.

Ketika seseorang mendapat satu ilmu tentang kebaikan, ada yang directly mengaplikasikannya ke diri sendiri sampai kebaikan itu tertanam didirinya, lalu baru menebarkannya ke orang terdekat. Karena ia merasa telah mempunyai bukti atas ‘ilmu kebaikan’ yang ia dapatkan dan sudah mencontohkannya.

Meanwhile,

Ada juga orang yang memilih langsung menebarkan kebaikan tersebut pada orang lain sambil ia berusaha menerapkan kebaikan tersebut ke dirinya. Sedangkan, seperti yang tadi saya katakan, kebaikan itu berproses, gak bisa ujug-ujug orang jadi baik, dan mungkin ketika ia menebarkan kebaikan tersebut ke orang lain, ia sendiri masih penuh cacat, karena ‘si kebaikan’ yang ia dapatkan belum tertanam sepenuhnya didirinya.

So, if you ask me which better between number 1 and 2. I’ll answer “I have no idea”. Salah satu Ustad-ku pernah menjelaskan yang kurang lebih intinya :
“Jika itu tentang kebaikan, maka setengah adalah lebih baik daripada tidak sama sekali. Tapi jika itu tentang keburukan/ hal yang belum jelas baiknya (syubhat), maka tidak sama sekali adalah yang terbaik.”

So, pembaca yang budiman :D

Kalo kita udah merasa baik, stop lah mencela mereka yang tengah berusaha menjadi baik. Percayalah, cacian, hinaan, dan makian, bukanlah cara untuk menebar kebaikan. Ketahuilah, dengan mencelanya, kita gak akan jadi lebih baik dari mereka yang di nomor satu atau dua. Kadang justru karena celaan itulah, kita ‘terstempel’ tak baik bagi mereka, meski kita pernah susah payah membangun kebaikan tersebut sebelumnya.

“Lidah bisa lebih tajam dari belati, tapi jangan salah, ketikan jari juga bisa dengan mudah menyayat hati.”

D.A, for Juni 6th 2013

Note : Mohon maaf jika sepatah dua patah dari tulisan ini juga tak mengenakkan hati

 

Dunia Cerita Reynnara Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template