Cute Bow Tie Hearts Blinking Blue and Pink Pointer

Kamis, 10 Agustus 2017

Siapa Elang & Siapa Ayam?



 Seekor ayam betina berdiri didepan seekor elang dan berkata kepadanya,
“Mengapa engkau terbang tinggi, tidakkah engkau lihat jumlah kalian sedikit? Ikutlah bersama kami dan masuki kandang kami, ada orang-orang yang memberi makan kami dan kami tidak merasa lelah karena terus terbang, dan kami tidak terancam oleh serigala!!”

Elang itu tertawa terbahak-bahak dan berkata,
“Apabila engkau terbang tinggi, engkau akan merasakan ekstasi kebanggaan, martabat, dan kemuliaan. Apabila engkau tinggal diatas, engkau akan dicemburui oleh orang-orang yang tinggal di lembah. Apabila engkau makan apa yang engkau dapatkan dengan kerja keras, engkau akan merasakan manisnya usaha dan kerja keras, dan engkau akan tahu arti kehidupan. Tidakkah engkau lihat bahwa orang yang memberimu makan itu, memberimu makan dari sisa-sisa makanannya, makanannya berasal dari anak-anakmu yang ia sembelih ia mengambil telur-telurmu dan menguncimu didalam kandang sepanjang waktu dengan dalih ada ‘serigala’?”

Ayam itu tertawa dan berkata,
“Engkau mengucapkan kata-kata yang tidak bisa dipahami seperti ekstasi, martabat, kemuliaan, kebanggaan dan kehidupan, kupikir engkau gila atau akan menjadi gila.”

Sang elang berkata kepadanya.
“Aku mengerti apa yang kau katakan karena kau dilahirkan didalam kandang dan tinggal didalamnya, engkau tidak akan mengerti apa yang aku katakan sampai engkau keluar dari penjara ini dan membebaskan diri dari orang-orang yang telah memeliharamu dengan logika itu.”

            Dialog imajiner antara elang dan ayam betina diatas menggambarkan realitas seperti di dunia manusia. Ayam, sejenis unggas (ternak), menunjukkan kepada kita arti domestikasi, dan menggambarkan logika tentang siapa yang dijinakkan. Mereka yang telah hidup selama puluhan tahun dibawah ‘domestikasi’ akan sulit memahami logika elang. Dan tidak akan pernah memahaminya sampai mereka keluar dari kandang dan terbang tinggi bersama elang yang bebas.

~Reyn

 

Dunia Cerita Reynnara Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template